Tour de Sorowako I

Malam itu kembali kerumah bersama dua bocah ku Abi dan Audi. Seharian aku membawa mereka melihat-lihat Nursery, mendaki Pocin , lalu menuju ke danau Matano melarutkan kerinduan (juga  keringat ) ku. Awalnya khawatir juga membawa bocah-bocah ini (oya Oshin juga ikut tour siang itu). Pagi-pagi  aku sibuk  grasak- grusuk biar  mereka terusik dan panik kalau… Read More Tour de Sorowako I

Ketika aku mendengar langkahmu

Wajahnya berseri-seri saat menghampiriku di dapur malam tadi. “Ada kabar baik ” katanya riang. ” Tanggal satu nanti aku dilamar” lanjutnya . Ahh mendengarnya aku merasa campur aduk. Di satu sisi aku bahagia melihat kebahagiaan yang terpancar dari rona wajahnya. Tapi disisi lain aku masih bertanya-tanya apakah laki-laki itu yang terbaik untuknya? Seluruh tetek bengek… Read More Ketika aku mendengar langkahmu

lowbat

marah.. tak dapat menahan rasa yang tiba2 muncul saat aku tak terlalu memikirkannya. tapi momennya sangat tepat. aku lelah dan ingin kluar dari keadaan ini. tapi inikah lelah itu? apa yang ku daptkan dari kepayahan ini?untuk apa ? pantaskah untuk merasa lelah? jika saja semua ini bisa terulang aku ingin diriku tak kehilangan semangat itu.… Read More lowbat

sakit mata

mataku merah. akhirnya giliran aku juga yang terserang virus ini. setelah awalnya mendapati audy, lalu abi’. aku terus saja mewanti2 keduanya agar tak mengucek-ucek matanya kalau sedang gatal. khawatir juga melihat mereka harus terganngu dengan sakit mata, tapi setelah kupikir-pikir akulah yang paling terusik. karena tak bisa membayangkan jika akhirnya akupun ikut-ikutan bermata merah. dengan… Read More sakit mata